Kenalan dengan Dua Teknik Sablon
Saat memilih sablon untuk kaos custom, jangan cuma lihat hasil gambarnya. Ada banyak hal yang bisa memengaruhi pilihan, mulai dari desain, jumlah produksi, sampai karakter hasil yang diinginkan.
Dua teknik yang cukup sering digunakan adalah sablon plastisol dan sablon DTF (Direct to Film). Keduanya sama-sama bisa menghasilkan desain yang menarik, tetapi proses dan karakter akhirnya berbeda.
Plastisol menggunakan tinta yang dicetak langsung ke kain melalui screen, kemudian melewati proses pemanasan atau curing. Sementara itu, DTF diawali dengan mencetak desain pada film khusus, lalu desain tersebut dipindahkan ke kain menggunakan bubuk perekat dan mesin heat press.
Plastisol vs DTF, Apa Saja Bedanya?
| ASPEK | SABLON PLASTISOL | SABLON DTF |
| Proses | Tinta dicetak langsung ke kain menggunakan screen | Desain dicetak pada film lalu dipindahkan dengan heat press |
| Warna | Pekat dan solid | Cerah dengan pilihan warna yang lebih fleksibel |
| Detail desain | Cocok untuk desain dengan karakter cetak tertentu | Cocok untuk gambar detail, gradasi, dan desain kompleks |
| Tekstur | Bisa disesuaikan dengan teknik dan efek yang digunakan | Umumnya terasa seperti lapisan di atas kain |
| Efek | Bisa menghasilkan berbagai efek seperti puff dan high density | Lebih mengandalkan detail dan warna dari desain |
| Jumlah produksi | Lebih cocok untuk produksi dalam jumlah banyak | Fleksibel untuk satuan maupun jumlah kecil |
| Persiapan | Membutuhkan pembuatan screen | Tidak membutuhkan screen untuk proses transfer desain |
| Bahan kain | Perlu mempertimbangkan bahan yang sesuai dengan proses curing | Dapat digunakan pada berbagai bahan yang sesuai dengan proses press |
| Biaya produksi | Lebih efisien untuk jumlah produksi yang besar | Lebih fleksibel untuk pesanan kecil dan desain berbeda |

SABLON PLASTISOL

SABLON DTF
Pilih Plastisol atau DTF Sesuai Kebutuhan
Memilih teknik sablon sebaiknya nggak berhenti di soal “hasilnya lebih bagus yang mana?” Ada beberapa hal lain yang perlu dipertimbangkan sejak awal agar teknik yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan produksi.
- Jumlah dan variasi pesanan. Plastisol bisa dipertimbangkan untuk produksi dalam jumlah banyak, terutama jika desain yang digunakan konsisten. Sementara itu, DTF lebih fleksibel untuk pesanan satuan, jumlah terbatas, atau desain yang berbeda-beda.
- Jenis desain yang digunakan. Plastisol cocok untuk desain dengan warna solid atau kebutuhan efek tertentu yang ingin menonjolkan karakter sablon pada permukaan kain. Sebaliknya, DTF dapat menjadi pilihan untuk desain dengan banyak warna, gradasi, atau detail yang cukup kompleks.
- Proses produksinya. Plastisol membutuhkan persiapan screen dan proses curing, sedangkan DTF memiliki alur yang lebih praktis karena desain dicetak terlebih dahulu pada film sebelum dipindahkan ke kain.
- Jenis bahan dan perawatan produk. Teknik sablon perlu disesuaikan dengan karakter kain serta hasil akhir yang diinginkan agar produk tetap nyaman digunakan dan hasil sablonnya sesuai dengan kebutuhan.
Jadi, Mana yang Lebih Cocok?
Sebenarnya, nggak ada teknik yang paling cocok untuk semua kebutuhan. Plastisol bisa jadi pilihan kalau desainnya sudah pasti, produksinya dalam jumlah banyak, dan ingin hasil sablon yang lebih terasa karakternya. Sementara itu, DTF lebih fleksibel untuk pesanan dalam jumlah sedikit atau desain yang berbeda-beda.
Jadi, sebelum memilih, coba sesuaikan dulu dengan desain yang digunakan, jumlah pesanan, bahan kain, dan hasil akhir yang diinginkan. Dari situ, baru bisa ditentukan teknik mana yang paling sesuai.
Wujudkan Produk Custom Bersama Tremendous
Setiap kebutuhan produksi punya pertimbangannya sendiri. Karena itu, memilih teknik sablon sebaiknya disesuaikan dengan desain dan konsep produk yang ingin dibuat. Tremendous siap membantu kebutuhan produk custom dengan pilihan teknik sablon yang dapat disesuaikan dengan desain, bahan, jumlah produksi, dan hasil akhir yang diinginkan.
Dengan menentukan teknik yang tepat sejak awal, proses produksi bisa lebih terarah dan hasil produk pun lebih sesuai dengan konsep yang sudah dibuat.




